Posted by: salimdarmadi | 16 July 2018

Next Alma Mater: University of Technology Sydney

Ketika mulai berburu beasiswa doktoral pada awal tahun 2017 lalu, di saat yang sama saya juga memulai pencarian calon supervisor atau pembimbing riset PhD. Dari awal, saya sudah menyiapkan mental bahwa mungkin saja proses mencari supervisor ini akan memerlukan waktu yang panjang. Tak lain dan tak bukan adalah karena saya sadar bahwa saya mungkin belum termasuk kandidat terbaik yang ditunggu-tunggu oleh program PhD di universitas-universitas terkemuka dunia. Read More…

Posted by: salimdarmadi | 11 July 2018

Pengalaman dan Tips Meraih Skor IELTS yang Memuaskan

Saya sudah dua kali duduk di bangku ujian International English Language Testing System (IELTS). Pertama kali pada awal tahun 2008, yang merupakan bagian dari proses seleksi beasiswa Australian Development Scholarship (sekarang Australia Awards Scholarship). Kemudian yang kedua pada awal tahun 2017, ketika saya sedang bersiap untuk berburu beasiswa S-3.

Yang jelas, persiapan mengikuti IELTS harus dilakukan sebaik-baiknya. Semakin tinggi skor IELTS, tentu semakin besar peluang kita untuk lolos screening awal seleksi beasiswa, serta semakin besar peluang untuk diterima Read More…

Posted by: salimdarmadi | 5 July 2018

Pengalaman dan Tips Wawancara Beasiswa AAS

Bulan Juli 2018 ini, para pelamar beasiswa Australian Awards Scholarship (AAS) yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan mengikuti seleksi tahap selanjutnya, yaitu wawancara dan tes IELTS. Di sini saya hendak berbagi mengenai persiapan yang perlu dilakukan untuk mengikuti wawancara. Adapun tips mempersiapkan diri untuk IELTS insyaallah akan saya bagi pada tulisan terpisah.

Saya mengikuti wawancara AAS pada tahun 2008 (time flies, tak terasa sudah sepuluh tahun berlalu, hehehe…), waktu itu namanya masih Australian Development Scholarship (ADS). Read More…

Setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi (baca tulisan saya tentang seleksi administrasi di sini dan di sini), maka langkah selanjutnya adalah bersiap-siap untuk mengikuti seleksi berbasis komputer. Dalam seleksi berbasis komputer ini terdapat tiga mata ujian, yaitu Tes Potensi Akademik (TPA), Soft Competency, dan On-the-Spot Writing.

Untuk On-the-Spot Writing sebenarnya bukan hal baru, namun pada tahun-tahun sebelumnya mata ujian ini termasuk bagian dari seleksi substansi (satu paket dengan verifikasi dokumen, Leaderless Group Discussion, dan wawancara). Namun, TPA dan Soft Competency adalah mata ujian baru yang baru muncul pada seleksi beasiswa LPDP tahun 2018. Read More…

Paper ini berjudul lengkap “Ownership Concentration, Family Control, and Auditor Choice: Evidence from an Emerging Market”. Isu yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana konsentrasi kepemilikan serta kontrol keluarga pada emiten-emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) berdampak pada keputusan perusahaan untuk menggunakan jasa auditor eksternal tertentu. Saya mendasarkan studi ini pada teori keagenan, di mana akan diuji apakah pilihan auditor eksternal digunakan oleh perusahaan untuk mengatasi isu keagenan ataukah sebaliknya. Read More…

« Newer Posts - Older Posts »

Categories