Posted by: Salim Darmadi | 30 June 2022

Two Worlds in the Middle of Nowhere

Tiga hari kami lewatkan di Alice Springs, sebuah kota kecil di negara bagian Northern Territory. Di tengah-tengah Benua Kanguru. Seorang penduduk lokal yang sempat berbincang dengan saya sampai berkata begini, “Adelaide is 1,500 km to the south and Darwin 1,500 km to the north, so we are literally in the middle of nowhere!”

Dari penampakan kotanya, Alice tak jauh berbeda dengan kota-kota kecil Australia lainnya yang pernah saya kunjungi. Read More…

Posted by: Salim Darmadi | 29 June 2022

Karakter, Kapasitas, dan Kontribusi

“Lim, tahu gak, sebenarnya aku ini termasuk orang dengan kepribadian outgoing introvert?” Demikian ujar seorang kawan ketika kami berkesempatan reuni dengan teman-teman seangkatan, suatu malam dua tahun lalu di bilangan Senopati.

“Oh ya?” sahut saya setengah tidak percaya. “Aku juga outgoing introvert, tapi ‘kan aku lebih sering di belakang layar. Lha dirimu ‘kan lain!”

Read More…

Posted by: Salim Darmadi | 29 June 2021

Tentang Ambisi

Ceritanya saya teringat ketika beberapa waktu lalu menerima sebuah email promo dari LinkedIn. Kalimat pembuka email tersebut bunyinya begini, “Salim, we love your ambition!” Membaca kalimat itu saya ketawa geli. Serta-merta saya “ngaca” dan senyum simpul melihat profil LinkedIn saya yang sepanjang jalan kenangan (hehehe), sambil bertanya dalam hati, “Do I look that ambitious, dear LinkedIn?” 😏
Read More…

Posted by: Salim Darmadi | 18 December 2020

Berbekal dan “Standing Out from the Crowd”

Dalam beberapa kesempatan formal ataupun informal, saya pernah bilang begini kepada adik-adik milenial, “Kalian ini bukti bahwa Indonesia sedang menyongsong bonus demografi, ketika jumlah penduduk usia produktif lebih besar daripada penduduk usia nonproduktif. Dengan populasi generasi seumuran kalian yang demikian besar, kalian mau gak mau harus menghadapi persaingan yang lebih ketat dibandingkan zamanku atau senior-senior kita!”
Read More…

Posted by: Salim Darmadi | 29 July 2020

No Time for Complacency

Meski capaiannya dalam penanganan pagebluk mendapat acungan jempol, rupanya Australia agak kurang beruntung. Di selatan sana, negara bagian Victoria masih berjibaku menghadapi gelombang kedua si corona. Ndak ada yang menyangka, secuil kecolongan dalam proses karantina warga yang baru pulang dari mancanegara akan berbuntut dahsyat begini jadinya. Metropolitan Melbourne kembali di-lockdown ketat. Masker wajib dipakai warga Melbourne setiap keluar rumah.

Read More…

Older Posts »

Categories