Posted by: salimdarmadi | 30 August 2018

Berburu Profesor untuk Studi S-3 (PhD) di Luar Negeri

Sebelum mengajukan aplikasi untuk masuk program Doctor of Philosophy (PhD) di perguruan tinggi di Inggris, Australia, dan Selandia Baru, umumnya kita perlu memperoleh support dari seorang calon supervisor terlebih dahulu. Memang ada perguruan tinggi yang tidak meminta pelamar program PhD untuk menghubungi calon supervisor, namun sebagian besar meminta pelamar untuk terlebih dahulu mendapatkan profesor yang bersedia membimbing.
Read More…

Posted by: salimdarmadi | 1 August 2018

Proposal Riset S-3 (PhD) untuk Berburu Profesor dan Beasiswa

Untuk masuk program Doctor of Philosophy (PhD) di universitas-universitas Australia dan Inggris, pada umumnya kita perlu mendapatkan support dari profesor/dosen yang bersedia menjadi pembimbing (supervisor) sebelum mengajukan aplikasi ke universitas yang bersangkutan. Memang, ada beberapa universitas tertentu yang meminta pelamar untuk langsung apply ke universitas tanpa perlu mengontak seorang calon supervisor terlebih dahulu. Namun dari pengalaman saya, umumnya kita perlu mendapatkan profesor/dosen yang bersedia menjadi supervisor kita.
Read More…

Posted by: salimdarmadi | 19 July 2018

Orang-Orang Baik di Perjalanan

Sore itu mentari sore mulai menampakkan kembali sinarnya di lereng Mount Cook di pantai barat Pulau Selatan, Selandia Baru, setelah pada siang harinya hujan deras mengguyur kawasan ini. Saya baru saja mengunjungi Lake Matheson dan berjalan kembali menuju penginapan saya yang terletak di desa mungil Fox Glacier Township.

Jarak antara Lake Matheson dan township tersebut adalah sekitar empat kilometer. Mau tidak mau saya harus menempuh jarak tersebut dengan berjalan kaki, karena memang tidak ada angkutan umum di tempat yang relatif terpencil ini. Read More…

Posted by: salimdarmadi | 16 July 2018

Next Alma Mater: University of Technology Sydney

Ketika mulai berburu beasiswa doktoral pada awal tahun 2017 lalu, di saat yang sama saya juga memulai pencarian calon supervisor atau pembimbing riset PhD. Dari awal, saya sudah menyiapkan mental bahwa mungkin saja proses mencari supervisor ini akan memerlukan waktu yang panjang. Tak lain dan tak bukan adalah karena saya sadar bahwa saya mungkin belum termasuk kandidat terbaik yang ditunggu-tunggu oleh program PhD di universitas-universitas terkemuka dunia. Read More…

Posted by: salimdarmadi | 11 July 2018

Pengalaman dan Tips Meraih Skor IELTS yang Memuaskan

Saya sudah dua kali duduk di bangku ujian International English Language Testing System (IELTS). Pertama kali pada awal tahun 2008, yang merupakan bagian dari proses seleksi beasiswa Australian Development Scholarship (sekarang Australia Awards Scholarship). Kemudian yang kedua pada awal tahun 2017, ketika saya sedang bersiap untuk berburu beasiswa S-3.

Yang jelas, persiapan mengikuti IELTS harus dilakukan sebaik-baiknya. Semakin tinggi skor IELTS, tentu semakin besar peluang kita untuk lolos screening awal seleksi beasiswa, serta semakin besar peluang untuk diterima Read More…

Older Posts »

Categories