Posted by: Salim Darmadi | 29 June 2021

Tentang Ambisi

Ceritanya saya teringat ketika beberapa waktu lalu menerima sebuah email promo dari LinkedIn. Kalimat pembuka email tersebut bunyinya begini, “Salim, we love your ambition!” Membaca kalimat itu saya ketawa geli. Serta-merta saya “ngaca” dan senyum simpul melihat profil LinkedIn saya yang sepanjang jalan kenangan (hehehe), sambil bertanya dalam hati, “Do I look that ambitious, dear LinkedIn?” 😏
Read More…

Posted by: Salim Darmadi | 18 December 2020

Berbekal dan “Standing Out from the Crowd”

Dalam beberapa kesempatan formal ataupun informal, saya pernah bilang begini kepada adik-adik milenial, “Kalian ini bukti bahwa Indonesia sedang menyongsong bonus demografi, ketika jumlah penduduk usia produktif lebih besar daripada penduduk usia nonproduktif. Dengan populasi generasi seumuran kalian yang demikian besar, kalian mau gak mau harus menghadapi persaingan yang lebih ketat dibandingkan zamanku atau senior-senior kita!”
Read More…

Posted by: Salim Darmadi | 29 July 2020

No Time for Complacency

Meski capaiannya dalam penanganan pagebluk mendapat acungan jempol, rupanya Australia agak kurang beruntung. Di selatan sana, negara bagian Victoria masih berjibaku menghadapi gelombang kedua si corona. Ndak ada yang menyangka, secuil kecolongan dalam proses karantina warga yang baru pulang dari mancanegara akan berbuntut dahsyat begini jadinya. Metropolitan Melbourne kembali di-lockdown ketat. Masker wajib dipakai warga Melbourne setiap keluar rumah.

Read More…

Posted by: Salim Darmadi | 17 June 2020

Nikmat yang Hilang, Nikmat yang Kembali

Ketika mendengar kabar bahwa pelonggaran lockdown di Sydney akan mencakup dibukanya kembali tempat-tempat ibadah, saya berjanji kepada diri sendiri untuk mensyukuri dan memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya. Setelah sebelas pekan absen Jumatan, akhirnya tiba juga saat yang ditunggu itu. Saya berangkat ke masjid satu jam sebelum khutbah Jumat dimulai. Begitu memasuki area masjid, saya edarkan pandangan mata ke sekeliling, menikmati setiap sudut dan detailnya. Saya mengambil tempat di depan, melewatkan waktu tunggu dengan zikir, tilawah, dan menyapa jamaah. Saya simak baik-baik uraian khatib dari awal hingga akhir.

Read More…

Posted by: Salim Darmadi | 9 June 2020

Waras di Tengah Pagebluk

Setiap kali melihat tulisan “Breaking News” muncul di televisi atau linimasa, atau ketika mendapati seorang kawan berbagi link berita di grup chat, saya biasanya langsung melek dan mencermati, “Ono opo maneh iki?” Perkembangan beberapa hari terakhir terasa begitu cepat.

Di Negeri Kanguru, awal minggu lalu Pemerintah memperketat arus kedatangan internasional dan mewajibkan isolasi diri selama 14 hari bagi mereka yang baru datang, dan beberapa hari kemudian ujug-ujug melarang masuk semua orang kecuali citizen dan resident. Setelah gregetan melihat ribuan orang malah santuy gegoleran di tepi pantai, Pemerintah kembali memperketat social distancing dan juga men-shutdown beberapa non-essential service (efektif mulai Senin kemarin). Beberapa negara bagian memutuskan akan menutup perbatasan masing-masing.

Read More…

Older Posts »

Categories