Posted by: salimdarmadi | 29 February 2016

Menanti Buku “Serpihan Inspirasi: Hikmah dari Negeri Seberang”

Hikmah dari Negeri Seberang_CoverAlhamdulillah, PT Elex Media Komputindo (Kelompok Gramedia) akhirnya telah memutuskan judul (calon) buku pertama saya. Judul yang disetujui adalah “Serpihan Inspirasi: Hikmah dari Negeri Seberang”. Saat artikel ini ditulis, buku tersebut akan segera memasuki proses pencetakan dan insyaallah akan terbit pada bulan April 2016 ini.

Buku “Serpihan Inspirasi: Hikmah dari Seberang” berisi catatan-catatan reflektif-inspiratif berdasarkan pengalaman pribadi ketika saya menempuh studi pascasarjana di Brisbane, Australia. Terbitnya buku ini adalah karunia yang sangat saya syukuri, terlebih mengingat proses penyelesaiannya yang cukup lama. Perkenankan di sini saya berbagi tentang proses di balik penulisan dan penerbitan naskah (calon) buku pertama saya ini.

***

Bagaimana latar belakang munculnya ide untuk menerbitkan sebuah buku?

Meskipun menulis sudah menjadi hobi sejak kecil dan saya pernah menjadi kontributor koran kampus, saya tidak pernah bersungguh-sungguh mengasah kegemaran tersebut. Ketika tinggal di Negeri Kanguru selama dua tahun, saya hanya menelurkan tulisan-tulisan sederhana di blog Multiply (sekarang sudah almarhum). Saya juga sempat menjuarai Feature Writing Competition yang diselenggarakan oleh University of Queensland Indonesian Students Association (UQISA).

Setelah kembali ke Tanah Air, riwayat kepenulisan saya lebih banyak diwarnai oleh karya tulis ilmiah. Satu per satu karya ilmiah saya dipublikasikan oleh jurnal-jurnal internasional. Pernah pula saya menghasilkan satu buku terjemahan di bidang ekonomi dan bisnis, dan sempat satu kali berkontribusi pada sebuah buku antologi yang digawangi oleh mahasiswa saya di STAN.

Namun seiring waktu, dengan semakin padatnya amanat pekerjaan, saya tidak lagi produktif menghasilkan tulisan. Hingga satu ketika, istri saya mengingatkan bahwa saya punya potensi untuk menghasilkan sebuah buku. Tidak harus buku yang bertema “berat”, namun setidaknya buku ini menjadi karya yang mencerahkan dan menggerakkan.

Saya menyambut baik ide itu. Sekadar mencoba, mengapa tidak? Sayangnya, hambatan selalu berdatangan di tengah perjuangan menyelesaikan keseluruhan naskah. Semangat yang naik turun, writer’s block yang kerap mendera, agenda kantor dan keluarga, dan sederet alasan lainnya. Akhirnya setelah kurang lebih duua tahun, naskah itu terselesaikan. Kemudian saya mencari penerbit yang bagus untuk menerbitkan naskah tersebut.

Bagaimana prosesnya bisa diterbitkan oleh penerbit Elex Media?

Dari awal, saya sudah mengincar untuk menerbitkan naskah ini melalui sebuah penerbit mayor, dengan harapan saya dapat memanfaatkan keunggulan-keunggulan yang bisa ditawarkan: seleksi yang ketat, layanan yang profesional, kualitas cetak yang baik, dan jaringan distribusi melalui toko-toko buku terkemuka di seluruh Tanah Air. Akhirnya saya memutuskan untuk mengirimkannya ke Elex Media Komputindo, karena perusahaan ini masih di bawah payung Kelompok Gramedia serta tidak memerlukan waktu yang terlalu lama untuk menyeleksi sebuah naskah (kurang dari tiga bulan).

Saya mengirimkan naskah ke Elex Media pada bulan September 2015, dan memperoleh kepastian jawaban tiga bulan kemudian. Salah seorang editor Elex Media mengatakan bahwa ia suka dengan sudut pandang penulisan naskah saya, dan ingin menerbitkannya menjadi sebuah buku. Alhamdulillah.

Bulan Januari-Maret 2016 ini, naskah tersebut memasuki proses produksi, mulai dari penyuntingan, pengaturan tata letak (layout), proofreading dari saya selaku penulis, desain sampul, hingga pencetakan. Di saat yang sama, saya giat berburu endorsement dari berbagai pihak. Alhamdulillah, saya berhasil mendapatkan endorsement dari 16 orang, termasuk dari beberapa penulis terkemuka Indonesia seperti Mbak Helvy Tiana Rosa, Bang Ahmad Fuadi, dan Mbak Hanum Salsabiela Rais.

Mengapa membidik kisah-kisah ketika menuntut ilmu di Australia?

Alasan saya cukup pragmatis sebenarnya, yaitu karena saya sudah memiliki stok tulisan yang dahulu saya publikasikan di blog Multiply ketika sedang belajar di Australia. Tulisan-tulisan yang sudah ada saya kembangkan, dan kemudian saya tambah dengan puluhan tulisan baru lainnya.

Sebagian kecil tulisan di buku ini memang sudah saya publikasikan di blog pribadi (http://salim-darmadi.com). Namun, sebagian besar tulisan belum pernah saya publikasikan sama sekali.

Apa pesan yang hendak disampaikan kepada pembaca?

Pesan utama yang hendak saya sampaikan adalah agar kita pandai-pandai memungut hikmah dari berbagai kejadian dan pengalaman yang kita jumpai di sepanjang perjalanan kehidupan. Bahkan dari sebuah peristiwa yang sangat sederhana sekalipun. Pembelajaran berharga tersebut seharusnya menjadi bekal kita untuk tidak henti meningkatkan kualitas diri dan menebar manfaat untuk sesama.

Besar harapan saya, kisah-kisah yang terangkai dalam buku sederhana ini dapat menjadi sarana saya untuk menginspirasi sesama anak bangsa, sehingga mereka termotivasi untuk terus memperbaiki diri, berkontribusi, dan berjuang mencapai masa depan yang mereka impikan.

Sebagian royalti akan disedekahkan?

Benar, setengah dari royalti hasil penjualan buku ini insyallah akan disedekahkan melalui program-program sosial dan kemanusiaan yang diselenggarakan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT). Hal tersebut telah saya tuangkan dalam sebuah surat pernyataan komitmen yang ditandatangani oleh saya sendiri dan Direktur ACT.

Apa saja persisnya isi buku “Serpihan Inspirasi: Hikmah dari Seberang”?

Cerita-cerita reflektif dalam buku ini terbagi dalam enam kategori, yaitu (1) Kerja Keras dan Pengorbanan; (2) Jati Diri dan Keteguhan; (3) Karya dan Kontribusi; (4) Keluarga dan Sahabat; (5) Inspirasi dari Kemajuan; dan (6) Persepsi dan Pengalaman.

Sebagaimana dikemukakan oleh beberapa endorser, kisah-kisah di buku ini disuguhkan dengan bahasa yang ringan dan renyah, namun tetap berbobot. Saya mengadopsi genre creative nonfiction di sini. Masing-masing kisah menuturkan pembelajaran berharga dari beragam fragmen yang saya alami di Negeri Kanguru, misalnya di balik perjuangan susah-payah mencari apartemen untuk tempat tinggal, kegiatan saya sebagai relawan di sebuah sekolah dasar di Brisbane, ketika berjumpa dengan seorang warga Indonesia tak dikenal yang ditimpa kemalangan, dan masih banyak lagi.

Kapan buku tersebut terbit dan bisa diperoleh di mana?

Insyaallah buku “Serpihan Inspirasi: Hikmah dari Seberang” akan terbit pada awal bulan April 2016. Buku ini akan tersedia di Toko Buku Gramedia dan toko-toko buku terkemuka lainnya di Indonesia dengan harga Rp60.000 per eksemplar.

Tersedia juga buku bertanda tangan penulis (jika memang penting, hehehe) dengan harga diskon yang disalurkan melalui distributor khusus. Silakan hubungi Mas Dino (sms/WA 085640714539). Layanan pre-order dibuka mulai tanggal 15 Maret 2015.

***

Mohon doa rekan-rekan sekalian ya… Semoga ikhtiar ini dilimpahi kelancaran dan keberkahan, dan buku tersebut dapat menginspirasi banyak anak negeri dalam perjuangan mewujudkan mimpi dan cita-cita…


Responses

  1. Subhanallah .. Inspiring. Pesan satu ya prof..

    • Siap, Bah. Nanti diambil kalau mudik ke Tanah Air ya, atau mungkin ada teman yang bisa dititipin buat nganter ke York 🙂

  2. Keren ustadz. Gak sabar pengen baca bukunya 🙂

  3. Terima kasih atas dukungannya, Bang. Stay tune ya… 🙂

  4. Subhanallah sukses untuk bukunya, semoga bisa menjadi bacaan yang baik dan menginspirasi para pembaca
    Bulan depan nih 🙂

    • Allaahumma aamiin, terima kasih banyak Bapak/Ibu ACT atas doa dan dukungan yang diberikan. Semoga kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut ya… 🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: