Posted by: salimdarmadi | 28 May 2015

Underpricing, Struktur Dewan, dan Kepemilikan Perusahaan

UnderpricingJudul lengkap dari paper ini adalah “Underpricing, Board Structure, and Ownership: An Empirical Examination of Indonesian IPO Firms”. Paper ini bertujuan untuk menguji bagaimana pengaruh struktur dewan komisaris/direksi serta struktur kepemilikan suatu perusahaan terhadap imbal hasil hari pertama (first-day return) pada perusahaan-perusahaan yang melakukan penawaran umum saham (initial public offering atau IPO) di pasar saham Indonesia. Paper ini merupakan paper pertama yang saya angkat dari penelitian skripsi salah satu mahasiswa bimbingan saya di Program Diploma IV STAN, Randy Gunawan.

Sampel penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan yang melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan menggunakan periode penelitian tahun 2003 hingga pertengahan tahun 2011, kami mendapatkan 101 perusahaan dengan data yang lengkap. Guna mengetahui pengaruh dari struktur dewan dan kepemilikan, variabel-variabel independen yang kami gunakan meliputi ukuran dewan komisaris dan direksi, independensi dewan komisaris, konsentrasi kepemilikan, dan kepemilikan institusional. Dalam analisis berikutnya, kami juga memasukkan tiga jenis pemegang saham pengendali (yaitu keluarga, entitas luar negeri, dan Pemerintah) dalam persamaan regresi yang berbeda.

Kami menemukan bahwa independensi dewan komisaris memiliki hubungan positif dengan level underpricing. Hal ini mendukung signaling theory, bahwa independensi dewan menjadi alat untuk memberi sinyal mengenai kualitas tata kelola perusahaan. Kami juga memberikan bukti empiris bahwa tingkat underpricing dipengaruhi secara negatif oleh ukuran dewan dan kepemilikan institusional, mengindikasikan bahwa kedua mekanisme ini memainkan peran penting dalam memitigasi asimetri informasi antara perusahaan dengan calon investor. Terkait jenis pemegang saham pengendali, terlihat bahwa perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) cenderung mengalami tingkat underpricing yang lebih tinggi.

Paper ini sempat saya presentasikan dalam Airlangga Accounting International Conference 2012 yang dilaksanakan di Nusa Dua, Bali, pada bulan Juni 2012 oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga. Untuk publikasi di jurnal internasional, kami mengirimkan paper tersebut ke jurnal Managerial Finance, yang terafiliasi dengan Emerald Insight. Masukan revisi dari reviewer terbilang tidak signifikan, meski kami harus menambah beberapa variabel kontrol untuk memastikan hasil penelitian lebih valid.

Pada tahun 2013, paper tersebut akhirnya terbit di jurnal Managerial Finance, Volume 39 Nomor 2, halaman 181-200 (dapat dilihat di sini). Versi awal paper tersebut dapat diunduh di SSRN, sedangkan versi finalnya dapat dimintakan kepada saya melalui email.

[Gambar diambil dari sini]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: